Jakarta – Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) menerima kunjungan kerja dari YBM PLN dalam rangka benchmarking Sistem Manajemen Mutu pada Rabu (28/01). Pertemuan strategis ini berlangsung hangat dan dihadiri langsung oleh Direktur Utama IZI beserta jajaran pimpinan unit kerja terkait.
Dalam sesi pembukaan, Salman Alfarisi selaku Deputi Direktur YBM PLN menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pencapaian tata kelola IZI yang dinilai konsisten dalam menjaga standar kualitas. “Kami melihat, IZI paling terdepan dalam manajemen mutu, bahkan sudah memiliki 3 ISO. Kami ingin tahu cerita behind the scene dan success story-nya. Bagaimana cara kami di YBM PLN bisa juga mengantongi sistem mutu tersebut,” ujar Salman Alfarisi.

Menanggapi hal tersebut, Wildhan Dewayana selaku Direktur Utama IZI, menjelaskan bahwa sejak awal berdiri, IZI berkomitmen pada fondasi 3K:
- Keamanan, memastikan lembaga aman secara regulasi dan sepenuhnya patuh (comply) terhadap aturan pemerintah.
- Keunggulan, inisiatif internal untuk menciptakan standar, indikator, dan sistem yang melampaui mandat regulasi demi kualitas industri yang lebih baik.
- Kepatutan, menjaga hubungan baik dengan otoritas dan masyarakat, serta mengedepankan attitude dan kode etik amil dalam menjalankan tugas.

“Sebagai lembaga, kita harus memiliki sisi diferensiasi. Dalam konteks lembaga zakat, prioritas kami adalah aspek kepercayaan. Maka, IZI memastikan adanya Biro Kepatuhan Syariah dengan tiga pilar utama: panduan kepatuhan, audit kepatuhan, serta infrastruktur dan sumber daya yang memadai untuk membangun budaya patuh setiap hari,” papar Wildhan Dewayana.
Setelah sesi pembukaan, agenda berlanjut ke sesi diskusi mendalam yang dipandu oleh Tasrip dari Tim SPACE (System Planning Assurance Compliance Evaluation) IZI. Dalam sesi ini, tim IZI membedah secara teknis implementasi Sistem Manajemen Mutu di lapangan. Diskusi berlangsung interaktif, di mana delegasi YBM PLN menggali lebih dalam mengenai proses evaluasi, penjaminan mutu, hingga integrasi sistem yang mendukung keberlanjutan standar ISO di IZI. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarlembaga pengelola zakat dalam menghadirkan pengelolaan dana umat yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
