Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Anak Tak Mau Bersalaman Saat Idul Fitri? Ini Cara Bijak Menyikapinya 

Syamil Abyan2025-04-21T11:56:31+07:00
Syamil Abyan Adab, Edukasi dan Inspirasi Islami, Nuansa Keislaman #Artikel Adab, Artikel Edukasi, inisiatif zakat, inisiatif zakat indonesia, IZI, zakat, zakat indonesia 0 Comments

Saat Idul Fitri tiba, tradisi bersilaturahmi menjadi momen penting untuk mempererat hubungan keluarga dan kerabat. Salah satu bentuk silaturahmi yang umum adalah berjabat tangan sebagai tanda saling memaafkan. Namun, bagaimana jika anak balita Anda enggan bersalaman saat silaturahmi? Apakah ini pertanda kurangnya pemahaman tentang adab, atau ada faktor lain yang mempengaruhi? 

Memahami Perilaku Balita yang Enggan Bersalaman 

Menurut para ahli perkembangan anak, balita berada dalam fase eksplorasi dan sering kali menunjukkan sikap malu atau cemas saat bertemu orang baru atau dalam situasi yang tidak familiar.  

Mengutip dari Siedoo.com, penting bagi orang tua untuk memahami bahwa anak-anak perlu diajarkan etika bersilaturahmi melalui contoh langsung dan pembiasaan. Ketika anak menolak bersalaman, hal ini bisa jadi disebabkan oleh rasa malu, ketidaknyamanan, atau belum memahami pentingnya tindakan tersebut. 

Psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, menekankan bahwa pemaksaan terhadap anak untuk bersalaman sebaiknya dihindari. Menurutnya, pemaksaan dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan tidak bahagia saat melakukannya. Ia menekankan pentingnya pembiasaan melalui contoh langsung dari orang tua tanpa paksaan.  

Selain itu, psikolog anak dan keluarga, Samanta Elsener, mengimbau orang tua untuk mengajak anak terlibat dalam kegiatan sosial guna menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar sejak dini. Dengan melibatkan anak dalam aktivitas sosial, mereka dapat belajar berinteraksi dan memahami pentingnya etika dalam bersilaturahmi. 

Alternatif Saat Anak Tidak Mau Bersalaman 

Jika anak Anda enggan bersalaman, ada beberapa alternatif yang dapat diperkenalkan untuk tetap menunjukkan sikap hormat dan sopan: 

  1. Melambaikan Tangan: Ajari anak untuk melambaikan tangan sebagai tanda sapaan atau perpisahan. Gerakan sederhana ini dapat menjadi langkah awal dalam mengajarkan etika bersilaturahmi. 
  2. Mengucapkan Salam: Dorong anak untuk mengucapkan salam seperti “Assalamu’alaikum” atau “Selamat Idul Fitri” dengan suara lembut. Ucapan ini menunjukkan sikap ramah dan menghormati tanpa harus bersentuhan fisik. 
  3. Tersenyum: Senyuman adalah ekspresi universal yang menunjukkan keramahan. Mengajarkan anak untuk tersenyum saat bertemu orang lain dapat membantu menciptakan suasana hangat dan akrab. 

Mengenalkan Adab Bersilaturahmi pada Anak 

Penting bagi orang tua untuk secara bertahap mengenalkan adab bersilaturahmi kepada anak sejak dini. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan: 

  • Memberi Contoh Langsung: Anak belajar melalui observasi. Tunjukkan sikap sopan dan ramah saat bersilaturahmi, sehingga anak dapat meniru perilaku tersebut. 
  • Membiasakan Sapaan Sehari-hari: Biasakan anak untuk menyapa anggota keluarga di rumah, seperti mengucapkan selamat pagi atau selamat malam. Kebiasaan ini akan memudahkan mereka saat berinteraksi dengan orang lain di luar rumah. 
  • Menceritakan Kisah atau Dongeng: Gunakan cerita atau dongeng yang menekankan pentingnya sikap sopan dan menghormati orang lain. Cerita dapat menjadi media efektif untuk menyampaikan nilai-nilai positif. 
  • Memberikan Pujian dan Penghargaan: Saat anak menunjukkan sikap sopan, berikan pujian atau penghargaan sederhana. Hal ini akan memotivasi mereka untuk terus berperilaku baik. 

Mengajarkan adab bersilaturahmi pada anak memerlukan kesabaran dan konsistensi. Dengan pendekatan yang tepat dan tanpa paksaan, anak akan lebih mudah memahami dan menerapkan adab bersilaturahmi dalam kehidupan sehari-hari. 

Ayu L Mukhlis 

Sumber :  Antaranews | Detikhealth.com | Siedoo.com

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Syamil Abyan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Hangatnya Kebersamaan Sahur, IZI Jawa Tengah Bagikan 120 Paket untuk Jamaah I’tikaf di Malam Ramadan 18 March 2026
  • Laz Annur PLN IP UBP Tello Salurkan Paket Sembako untuk Lansia dan Janda Duafa Jelang Lebaran 1447 H 18 March 2026
  • Kolaborasi Tokopedia & IZI Ringankan Beban Warga Duafa Johar Baru Menjelang Lebaran 18 March 2026
  • Kuatkan Asa: IZI dan JAMKRINDO Syariah Hadirkan Senyum untuk Yatim & Duafa di Pondok Pesantren Al Nahdlah 18 March 2026
  • Witbox Care dan IZI Sumatera Barat Gelar Buka Bersama di Kampung Ramadan IZI Koto Kaciak 18 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (221)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,268)
  • Keluarga (434)
  • Kesehatan (648)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (542)
  • Nuansa Keislaman (332)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (308)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,172)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (526)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025