Rezeki tidak hanya harta, lalu bagaimana Al-Qur’an menjelaskan tentang rezeki ?

Jika makna rezeki disempitkan pada harta, manusia akan mengalami kerugian besar.untuk itu kita harus meluruskan pemahaman ini melalui Al-Qur’an yang mamadukan rezeki menjadi dua, rezeki dunia dan rezeki akhirat.

“Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah disegala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya lah kamu (kembali setelah) setelah dibangkitkan”
(QS. Al-Mulk : 15)

Begitulah seharusnya penyikapan kita terhadap rezeki. Untuk itu luruskan kembali pemahaman dan keyakinan tentang rezeki agar menghasilkan penyikapan yang benar dalam menjalani kehidupan ini.

Alangkah jelas dan benarnya ayat-ayat diatas. rezeki dunia sesungguhnya sudah ada jaminannya dan takarannya. sungguh rugi manusia yang mengejar-ngejar rezeki dunianya dengan meninggalkan rezeki akhiratnya dengan meninggalkan ketaatan kepada Allah SWT dan menjauhi Al-Qur’an.

Sumber : Abdul Aziz Abdur Rauf. 2015. Ya Allah Jadikan Kami Ahlul Qur’an Seri II. Markaz Al Qur’an:Jakarta. hal. 15

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.