Semarang — Upaya pencegahan stunting perlu dimulai sejak sebelum kehamilan melalui persiapan kesehatan dan pemenuhan gizi calon orang tua. PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Semarang bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah menyalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 9 pasang calon pengantin dalam kegiatan pembekalan dan sosialisasi calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Semarang Utara, Selasa (27/10/2026). Bantuan berupa telur dan susu ini merupakan penyaluran keempat sepanjang tahun 2026 dan menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ketiga, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Program ini merupakan bentuk kolaborasi PLN Indonesia Power UBP Semarang dan IZI Jawa Tengah dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi dan dukungan gizi bagi calon pengantin. Sejalan dengan SDGs 3, program ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak sebelum kehamilan, mempersiapkan kondisi fisik calon ibu, serta memenuhi kebutuhan gizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. Melalui pendekatan tersebut, pencegahan stunting diharapkan tidak hanya berfokus pada masa kehamilan dan setelah kelahiran, tetapi juga dimulai sejak tahap persiapan membangun keluarga.
Selain pemberian PMT, kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 11.00 WIB ini juga menghadirkan dua pemateri. Sari Fitriani, Amd. Keb., bidan Puskesmas Bandarharjo, menyampaikan materi mengenai permasalahan kesehatan calon pengantin, persiapan fisik dan gizi, kebersihan organ reproduksi, perencanaan kehamilan, pemeliharaan kesehatan selama kehamilan, tanda bahaya kehamilan, serta kesehatan jiwa ibu hamil. Sementara itu, Sarah Nur Aida, S.Sos., penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Semarang Utara, memberikan pembekalan mengenai perjanjian pernikahan dan pengelolaan keuangan rumah tangga.

Selain memperoleh edukasi kesehatan dan pembekalan kehidupan rumah tangga, para calon pengantin menerima PMT berupa telur dan susu untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan perhatian calon pengantin terhadap pola makan bergizi dan kebiasaan hidup sehat sebelum memasuki masa kehamilan. Edukasi dan dukungan gizi tersebut menjadi langkah pendukung dalam membangun kesiapan calon orang tua untuk menjaga kesehatan ibu dan anak serta mengurangi risiko masalah gizi yang dapat berdampak pada tumbuh kembang anak.
Program TJSL yang telah berjalan sejak Juni 2026 ini telah memberikan dampak positif bagi 45 pasang pengantin di wilayah Semarang Utara. PLN Indonesia Power UBP Semarang dan IZI Jawa Tengah berharap kolaborasi di bidang kesehatan masyarakat dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga. Dengan dukungan bagi calon pengantin, terutama dalam mendorong kehidupan sehat melalui persiapan kesehatan yang lebih baik sebelum pernikahan, mereka diharapkan mampu membangun keluarga yang sehat serta mendukung lahirnya generasi masa depan yang berkualitas menuju Generasi Emas 2045.
[Ariefta – @inisiatifzakat_jateng]




