SUMATERA SELATAN – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sumatera Selatan mengadakan controlling dalam program pembinaan para penerima manfaat di Kecamatan Plaju, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (20/12/21).
Muhammad Hamzah salah satu dari sepuluh orang penerima manfaat program Barbershop IZI dan YBM PLN mulai mengaplikasikan skillnya dalam memotong rambut, Hamzah sapaan sehari-saharinya sekarang sudah mulai bekerja sebagai tukang pangkas rambut .
Daya saing dalam dunia pekerjaan saat ini cukup ketat. Skill – keterampilan menjadi poin terpenting untuk bisa bersaing di dunia pekerjaan. Seperti halnya Hamzah, di usianya yang menginjak 23 tahun ini semangatnya begitu terlihat sedari awal mengikuti pendaftaran program barbershop.
Ia juag mengaku, bahwa dulu sewaktu masih SMP, ia sering dimintai teman-teman untuk memotongkan rambut. Karena itu, pengalaman dan skill Hamzah mulai terlihat dan terasah. Jadi ketika mengikuti pelatihan Barbershop IZI, Hamzah sudah memiliki dasar.
Dalam proses pelatihan ini, IZI juga menyiapkan trainer khusus untuk melatih para peserta. Hal ini turut disampaikan langsung oleh Pendamping Program, Arianto. Ia mengatakan bahwa sudah menjadi tanggung jawabnya untuk melakukan pembinaan serta controlling kepada para peserta.
“Pembinaan dan controlling cukup penting untuk mengukur keberhasilan pelatihan ini. Selain itu juga bisa menjadi tolak ukur untuk bahan evaluasi nantinya,” ungkap Arianto.

Untuk Hamzah sendiri saat ini sudah membuka kios atau tempat cukur di daerah Jl. Jaya Plaju Samping Pasar JM Plaju, buka mulai pukul 10.00 pagi sampai setengah sembilan malam. Untuk tarif sendiri dimuai dari 15 ribu untuk dewasa dan 10 ribu untuk anak-anak.
“Untuk sekarang perhari Hamzah minimal 7 pelanggan yang datang ke kios cukur rambutnya, pernah juga pas rame bisa sampai 20 pelanggan yang datang,” tambah Arianto.
Hamzah juga mengaku bahwa ia belajar banyak hal dari pelatihan Barbershop IZI ini. “Alhamdulillah, kami juga mendapatkan pelatih yang sangat sabar membimbing kami, hingga proses pemagangan menjadi hal yang sangat berkesan bagi kami karena terjun langsung mencukur pelanggan,” ucap Hamzah.
Sebagai seorang yang baru berjuang di dunia berbershop, Hamzah juga mengaku pernah mengalami complaint dari pelanggan, akan tetapi ia jadikan itu sebagai motivasi untuk terus belajar dan menggapai kesuksesan.
Leave a Reply