Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Fatimah, Perempuan Mulia Sang Muhammad

Ayu Lestari2019-02-01T04:23:08+07:00
Ayu Lestari Kisah Teladan fatimah binti muhammad, keluarga nabi, kisah teladan, sejarah islam, sejarah nabi, wanita muslim, wanita teladan 0 Comments

Pepatah mengatakan, “Sifat anak tidak jauh berbeda dari sang ayah atau ibunya.” Agaknya, pepatah tersebut sangat cocok jika dikaitkan dengan putri sang nabi terakhir, Muhammad bin Abdullah. Sejak sebelum kelahirannya pun, Rasulullah mendapatkan wahyu bahwa “Wahai Zahra, Allah swt telah memilihmu, menghiasimu dengan pengetahuan yang sempurna dan mengistimewakanmu dari kaum perempuan dunia lainnya.”

Ya. Fatimah binti Rasulullah adalah putri bungsu yang sangat disayangi Rasulullah. Kelahirannya dinantikan, masa kecilnya menakjubkan, dan dewasanya memukau setiap perempuan dan laki-laki yang ada disekelilingnya.

 

Berita Kelahiran Fatimah Binti Rasulullah

Fatimah Az Zahra adalah putri dari Muhammad bin Abdullah dan Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwalid. Allah menghendaki kelahiran Fatimah saat mendekati tahun ke 5 sebelum Muhammad diangkat menjadi Rasul, bertepatan dengan peristiwa besar yaitu ditunjuknya Rasulullah sebagai penengah ketika terjadi perselisihan antara suku Quraisy tentang siapa yang berhak meletakkan kembali Hajar Aswad setelah Ka’bah diperbaharui. Dizamannya pula, anak perempuan sering tidak dianggap keberadaannya, sehingga dengan menjadikan Fatimah sebagai perempuan mulia, maka gugurlah penyataan tersebut.

Fatimah sebagai Az Zahra ibarat mawar yang mekar semerbak, sebagai Asshiddiqah (wanita terpercaya), Aththahirah (wanita suci) dan al-Mubarakah (yang diberkahi Allah). Itulah sebutan teruntuk Fatimah.

Fatimah, merupakan anak keempat setelah Zainab, Ruqayyah dan Umu Kultsum. Dari keempat perempuan anak Rasulullah, hanyalah Fatimah yang menjadi anak kesayangan Rasulullah.

Fatimah, Ummu Abibah Sang Rasulullah

Ketika usia Fatimah enam tahun, sang Bunda Khadijah meninggal dunia. Sedihlah Rasulullah, karena belum selesai sedih beliau atas meninggalnya Abu Thalib, sang paman yang dengan senang hati membantu jalannya dakwah Rasulullah di kota Mekkah, lalu Khadijah pun ikut meninggalkannya.

Sepeninggalnya Abu Thalib dan Khadijah, kaum Quraisy banyak yang semakin semena-mena serta merendahkan Rasulullah karena keduanya merupakan penopang terbesar dalam dakwah Rasulullah di Mekkah. Untuk mereda kesedihan Khadijah, adalah Fatimah datang sebagai pengganti Khadijah, sebagai ibu bagi Rasulullah (Ummu Abibah). Tugasnya adalah merawat Rasulullah saat sakit, membantu dalam peperangan, serta Fatimah adalah putri yang senantiasa dituruti kemauannya.

Sebagai bukti, pernah suatu ketika (7 tahun sebelum Perang Badar) dimana saat itu Rasulullah sedang melakukan Ibadah di Mekkah, ada pasukan Quraisy yang sengaja untuk menyakiti Rasulullah dengan melempari kotoran. Dan datanglah Fatimah, membersihkan kotoran yang menempel di kepala Rasulullah saat sujud sembari terisak tangis, dan berkatalah Fatimah “Siapakah yang berani melempari ayahku dengan kotoran Unta ini? Sungguh Allah Maha Tahu dan Bijaksana.”

Lalu, mendengar kalimat pemberani tersebut, bangunlah Rasulullah dari sujudnya. “Wahai anakku, berhentilah menangis, sesungguhnya Allah menjaga ayahmu.”

Diamlah Fatimah usai mendengar kalimat Rasulullah yang menenangkan itu. Rasulullah pun berdoa dengan menyebutkan satu per satu nama orang-orang Quraisy yang melempari beliau dengan kotoran bahwa “Allah, berilah balasan atas apa yang menimpaku, sesuai dengan apa yang Engkau kehendaki.” Dan ternyata, doa Rasulullah tersebut terkabul saat perang Badar. Pembesar Quraisy tersebut meninggal di tangan kaum Muslimin.

Hikmah dari kelahiran Fatimah, memberikan angin segar bahwa setiap orang tua, wajib untuk merawat anak-anak yang lahir, baik itu laki-laki maupun perempuan, karena sesungguhnya, rahasia Allah terhadap rezeki anak tersebut.

Belajar dari julukan “Ibu bagi ayahnya” adalah bentuk baktinya seorang anak terhadap orang tuanya. Serta, perhatiannya Rasulullah untuk menghibur Fatimah adalah bentuk kasih sayang seorang ayah terhadap anaknya.

Semoga, setiap dari kita menjadi amal jariyah yang tiada akan putus untuk kedua orang tua kita. Karena berbakti kepada kedua orang tua adalah satu dari 3 pintu yang dapat menjaga kehormatan orang tua di sisi Allah. (susi)

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Istiqomah Setelah Ramadan, IZI Jateng Gelar Pendampingan Keislaman Penerima Manfaat Lapak Cahaya Laz Annur PT PLN Indonesia Power UBP Semarang 7 April 2026
  • Dukung Proses Pemulihan, RSP IZI Jakarta Gelar Cek Kesehatan Rutin Bersama BSI Maslahat 7 April 2026
  • Jaga Semangat Berjualan, IZI Jateng Gelar Supervisi Monitoring Penerima Manfaat Lapak Cahaya Laz Annur PT PLN Indonesia Power UBP Semarang 7 April 2026
  • Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) dan IZI Ajak 20 Anak Yatim Duafa Belanja Jelang Lebaran 7 April 2026
  • Sempat Tidur di IGD Rumah Sakit, Sairun Bersyukur Temukan RSP IZI Jateng yang Berikan Tempat Tinggal Gratis 7 April 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (225)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,327)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (653)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (214)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (548)
  • Nuansa Keislaman (348)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (310)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,205)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (577)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025