Bengkulu – Di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Air Sebakul, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Riski, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, menjalani hari-harinya dengan penuh ketabahan. Meski masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar, Riski telah mengalami patah tulang sebanyak 18 kali, namun senyum dan semangatnya tetap terpancar.

Kondisi kesehatan yang dialami Riski membuat aktivitasnya tidak seperti anak-anak seusianya. Setiap gerakan harus dijalani dengan kehati-hatian karena tulangnya sangat rentan mengalami cedera, bahkan akibat tekanan ringan sekalipun.
Riski diketahui mengidap Osteogenesis Imperfecta (OI) atau penyakit tulang rapuh sejak lahir. Penyakit tersebut merupakan kondisi genetik yang diturunkan dari sang ayah, sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan medis secara berkelanjutan.

Pada Kamis (15/1/26), Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Bengkulu mengunjungi kediaman Riski bersama ibundanya, Riska. Dalam kunjungan tersebut, IZI menyalurkan bantuan melalui Program Kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi yang dialami Riski.
Bantuan yang diberikan ditujukan untuk mendukung kebutuhan medis serta suplemen penguat tulang bagi Riski. Diharapkan, dukungan ini dapat membantu menjaga kondisi kesehatannya dan meringankan beban keluarga dalam mendampingi Riski menjalani hari-hari dengan keterbatasan fisik yang dihadapinya.
