Jakarta (11/2/26) – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) bersama PT ParagonCorp kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas kesehatan melalui penyelenggaraan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Bekam di wilayah Kramatjati, Kota Jakarta Timur. Sebanyak 40 pasien dengan rentang usia 24 hingga 49 tahun turut berpartisipasi dan merasakan langsung manfaat terapi bekam yang diberikan secara gratis oleh para peserta pelatihan.

Siddiq, salah satu pasien, mengaku merasakan perubahan positif setelah mengikuti terapi tersebut. “Alhamdulillah, setelah dibekam badan terasa lebih ringan. Pelayanannya ramah, alat dan prosedur yang digunakan juga sesuai standar medis serta aman sesuai kaidah syariah,” tutur Siddiq. Baksos bekam yang berlangsung selama kurang lebih enam jam ini berjalan lancar dan memberikan manfaat kesehatan bagi para peserta. Selain sebagai layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai Thibbun Nabawi, metode pengobatan yang dianjurkan oleh Rasulullah, serta pentingnya menjaga kesehatan tubuh secara alami.
Kegiatan baksos ini merupakan bagian dari rangkaian Program Pelatihan Keterampilan Bekam yang diselenggarakan oleh IZI bersama PT ParagonCorp. Program tersebut diikuti oleh 12 penerima manfaat yang dipersiapkan untuk menjadi terapis bekam profesional. Setelah melalui tahapan pelatihan, praktik baksos, dan magang, para peserta akan mengikuti ujian standardisasi guna memperoleh sertifikasi sebagai terapis bekam.

Saeroni, sebagai perwakilan IZI, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga pada pemberdayaan. “Kami ingin program ini memberikan dampak berkelanjutan, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Karena itu, baksos ini menjadi bagian dari pelatihan keterampilan bekam bagi penerima manfaat,” ujar Saeroni.
Melalui Program Pelatihan Keterampilan Bekam IZI–PT ParagonCorp, para peserta dibekali keterampilan yang bernilai ekonomis sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga. Seluruh penerima manfaat menunjukkan komitmen dan antusiasme tinggi untuk mengimplementasikan keterampilan bekam yang telah dipelajari serta membuka peluang usaha di bidang kesehatan tradisional.
