IZI Jateng Bekali Mitra Binaan Lapak Berkah dengan Digital Marketing dan AI untuk Kembangkan UMKM
Semarang (23/4/26) — Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Kantor Perwakilan Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan penerima manfaat melalui program pendampingan kewirausahaan bagi Lapak Berkah Mitra Binaan. Pendampingan kewirausahaan ini difokuskan pada penguatan mindset berjualan hingga pemanfaatan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), sebagai upaya mendorong pengembangan bisnis UMKM agar lebih adaptif dan mampu bersaing di era modern.
Pendampingan kewirausahaan ini menyasar para penerima manfaat yang telah cukup familiar dan mampu mengoperasikan teknologi handphone berbasis Android, sehingga materi yang diberikan dapat langsung diaplikasikan dalam aktivitas usaha sehari-hari. Dengan pendekatan yang praktis dan relevan, penerima manfaat diajak untuk memahami pentingnya perubahan pola pikir dalam berjualan, dari sekadar berdagang menjadi membangun bisnis yang terarah dan berkelanjutan.

Hadir sebagai pemateri, Afif Hidayatullah, seorang praktisi digital marketing specialist sekaligus founder Kendal Bangga dan Kreativaja.com, memberikan wawasan terkait strategi digital marketing organik yang efektif tanpa biaya berbayar. Ia menekankan pentingnya menentukan target pasar yang jelas, memanfaatkan biaya promosi yang sangat terjangkau, bebas menentukan waktu dalam pemasaran digital kapan saja, serta membangun komunikasi dua arah dengan pelanggan melalui media sosial yang umum digunakan.
Selain itu, penerima manfaat juga dikenalkan dengan tahapan pengembangan bisnis menggunakan Matriks Ansoff sebagai strategi untuk memperluas pasar dan produk secara terstruktur. Materi ini memberikan gambaran bagaimana pelaku UMKM dapat bertumbuh secara bertahap, mulai dari penetrasi pasar hingga diversifikasi usaha dengan pendekatan yang terencana dan terukur.
Pada sesi praktik, para penerima manfaat diajak langsung memanfaatkan teknologi AI, khususnya ChatGPT, untuk membuat flyer dan poster promosi jualan. Dengan penggunaan prompt yang tepat, penerima manfaat berhasil menghasilkan materi promosi yang menarik dan siap digunakan. Pendampingan kewirausahaan ini pun menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas digital para pelaku UMKM binaan agar mampu berkembang secara berkelanjutan di tengah tantangan zaman.
