Semarang (15/2/26) — Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah telah melaksanakan kegiatan Pendampingan Keislaman bagi Paguyuban Batik dan Craft Katun Ungu (Kawula Tuna Rungu) Semarang, Paguyuban Katun Ungu merupakan kelompok binaan PT PLN Indonesia Power UBP Semarang yang bersinergi dengan IZI Jawa Tengah dalam upaya yang bertujuan untuk menguatkan nilai keimanan, kesabaran, serta semangat beribadah para penerima manfaat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pendampingan keislaman ini menghadirkan Ustadz Ja’far sebagai pemateri yang berasal dari juru bahasa isyarat Indonesia (JBI) agar materi dapat tersampaikan dengan mudah dipahami oleh teman-teman Katun Ungu Semarang. Dalam penyampaiannya, Ustadz Ja’far menekankan pentingnya menjaga hati agar senantiasa bersyukur serta membiasakan lidah untuk selalu berzikir kepada Allah SWT. Peserta diingatkan untuk tidak mudah mengeluh, menjaga kesabaran, serta membiasakan diri melihat nikmat yang telah Allah berikan sebagai bentuk rasa syukur.

Selain itu, pemateri mengingatkan pentingnya menjaga shalat lima waktu tepat waktu sebagai fondasi utama ketaatan kepada Allah SWT. Bekerja mencari rezeki di dunia merupakan hal yang penting, namun tidak boleh melalaikan kewajiban ibadah. Ustadz Ja’far menegaskan bahwa penyandang tuna rungu memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kebaikan dan kesuksesan, selama senantiasa sabar, terus berusaha, dan taat kepada Allah SWT.
Dalam kesempatan tersebut, penerima manfaat juga dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga lisan, memperbanyak istighfar, serta bekerja secara ikhlas dan halal. Pemateri turut menyampaikan pentingnya membangun keluarga yang saling mendukung dalam ketaatan, di mana suami dan istri diharapkan mampu menjalankan peran masing-masing dengan baik serta menjaga shalat sebagai pilar utama kehidupan berkeluarga.
Melalui program pendampingan keislaman ini, IZI Jawa Tengah bersama PT PLN Indonesia Power UBP Semarang berharap para penerima manfaat Paguyuban Batik dan Craft Katun Ungu Semarang senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, kelancaran rezeki, serta keistiqamahan dalam mengamalkan ilmu yang telah disampaikan. Pendampingan ini diharapkan mampu menjadi penguat iman dan motivasi dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna serta menumbuhkan semangat untuk terus melangkah dalam ketaatan kepada Allah SWT.
