Semarang – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah melaksanakan supervisi dan monitoring perdana terhadap program Lapak Berkah yang berada di lingkungan Majelis Taklim Nurunnisa’ Graha Padma. Program ini merupakan bentuk kepedulian IZI dalam mendukung kemandirian ekonomi para mustahik, khususnya kaum ibu yang berjuang untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya. Dalam program ini, terdapat dua penerima manfaat, yaitu Rusmiyati, penjual gorengan, dan Cholidah, penjual warung nasi, (13/2/25).
Supervisi dan monitoring ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan usaha para penerima manfaat serta memberikan pendampingan agar mereka dapat mengembangkan usahanya dengan lebih baik. Tim IZI Jateng turut berdiskusi dengan penerima manfaat mengenai kendala yang dihadapi serta memberikan masukan terkait strategi pemasaran dan pengelolaan usaha. Selain itu, IZI juga meninjau langsung kondisi lapak serta melakukan evaluasi terhadap bantuan yang telah diberikan.

Cholidah, salah satu penerima manfaat, merasa sangat bersyukur atas dukungan dari IZI. “Saya sangat terbantu dengan adanya program ini. Dulu saya hanya bisa berjualan warung nasi dengan menggunakan meja seadanya, tapi sekarang dengan gerobak lapak berkah jualan saya lebih tertata, dan pelanggan pun lebih nyaman. Semoga usaha warung nasi saya ini bisa tambah ramai,” ungkap Cholidah dengan penuh haru. Hal senada juga disampaikan oleh Rusmiyati seorang penjual gorengan. “Alhamdulillah, berkat bantuan dari IZI, saya bisa berjualan gorengan dengan menggunakan gerobak yang lebih modern, sehingga lebih bersih dan rapi,” ujar Rusmiyati.
Melalui program Lapak Berkah, IZI berharap dapat menciptakan lebih banyak mustahik yang mandiri secara ekonomi. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan usaha mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang. Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola dengan baik dapat menjadi solusi pemberdayaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ke depan, IZI Jateng berkomitmen untuk terus melakukan supervisi dan monitoring secara berkala guna memastikan setiap penerima manfaat mendapatkan pendampingan yang optimal. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program ini dan dapat menjadi pemberi manfaat bagi sesama.
Leave a Reply