Semarang (27/1/26) — IZI Jawa Tengah melakukan kegiatan supervisi dan monitoring Program Pemberdayaan Ekonomi Difabel Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Regional Jawa Tengah–DIY kepada Slamet, salah satu penerima manfaat.
Kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi usaha, perkembangan ekonomi, serta memastikan program pendampingan berjalan dengan baik. Alhamdulillah, Slamet dan keluarganya berada dalam kondisi sehat dan tetap semangat menjalani aktivitas sehari-hari.
Slamet merupakan penyandang disabilitas yang menjalankan usaha jualan roti keliling. Ia berjualan pada sore hingga malam hari dengan berkeliling di beberapa wilayah Kota Semarang. Saat ini, Slamet masih berjualan dengan sistem ikut pihak lain dan memiliki jadwal berjualan beberapa hari dalam sepekan. Produk yang dijual cukup beragam, seperti aneka roti, donat buatan sendiri dengan berbagai rasa dan topping, serta roti isi. Ke depan, Slamet juga memiliki rencana untuk menambah variasi produk dengan memproduksi kue sus secara mandiri.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa penjualan Slamet mengalami naik turun. Faktor cuaca hujan dan kondisi ekonomi menjadi penyebab utama berkurangnya frekuensi dan hasil penjualan. Meski demikian, Slamet masih menerima beberapa pesanan, baik untuk acara tertentu maupun kegiatan sosial. Pada kondisi tertentu penjualan bisa cukup ramai, namun pada saat sepi pendapatan menurun. Menariknya, ketika berjualan secara mandiri, produk yang dibawa Slamet selalu habis terjual, sehingga menunjukkan adanya peluang usaha yang cukup baik untuk terus dikembangkan.
Adapun kendala utama yang dihadapi Slamet adalah keterbatasan daya listrik untuk penggunaan oven, sehingga proses produksi belum bisa maksimal. Selain itu, cuaca hujan juga sangat memengaruhi aktivitas jualan keliling. Melalui kegiatan supervisi dan monitoring ini, IZI Jateng berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan agar usaha yang dijalankan Slamet dapat berkembang, lebih mandiri, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga.
