Jakarta – Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) memperkokoh posisinya sebagai lembaga zakat yang akuntabel dengan meraih dua sertifikasi internasional sekaligus dari TÜV NORD. Penyerahan sertifikat ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu) dan ISO 37001:2016 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan) ini berlangsung di Kantor Pusat IZI, Jakarta, pada Selasa (4/2/26).
Direktur Utama IZI, Wildhan Dewayana, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kolaborasi panjang seluruh elemen organisasi dalam menjaga konsistensi layanan. Ia menekankan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan terbaik bagi umat. “Sertifikasi ISO ini adalah instrumen bagi kami untuk memastikan kualitas layanan dan profesionalisme amil zakat tetap terjaga. Tujuannya agar para stakeholder, baik muzakki maupun mustahik, benar-benar merasakan perbaikan layanan yang berkelanjutan.” ujar Wildhan dalam sambutannya.

Menjawab Tantangan Global
Wildhan juga menyoroti peran strategis lembaga zakat yang kini mulai merambah persoalan sosial lintas negara. Salah satunya adalah peran aktif lembaga zakat dalam merespons isu kemanusiaan pekerja migran Indonesia di luar negeri, seperti di Malaysia.
Menurutnya, dinamika global yang volatil menuntut lembaga zakat untuk memiliki sistem tata kelola yang transparan dan kredibel. “Zakat kini dipandang sebagai instrumen ekonomi syariah yang relevan untuk menjawab persoalan kemanusiaan dunia. Hal ini menuntut kami memiliki sistem manajemen yang kuat guna memperkuat kepercayaan publik,” tambah Wildhan.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan TÜV NORD, Tety Yohanti, memberikan apresiasi tinggi terhadap integritas IZI. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil audit yang dilakukan, IZI berhasil lulus tanpa ditemukan adanya ketidaksesuaian (temuan), baik skala minor maupun mayor. “Kami berharap IZI terus melakukan peningkatan secara berkelanjutan sehingga semakin dipercaya oleh para muzakki dan pemangku kepentingan lainnya,” ungkap Tety.
Dengan perolehan sertifikasi ini, IZI berkomitmen untuk terus menjalankan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara terstruktur, terdokumentasi, dan akuntabel sesuai dengan standar profesionalisme filantropi internasional.
