Jakarta (8/1/26)– Kinah (50) merupakan seorang ibu rumah tangga yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup keluarga melalui pekerjaan serabutan, seperti mengupas bawang, mencuci dan menggosok pakaian, serta mengumpulkan botol bekas. Penghasilan yang diperoleh tidak menentu dan sangat terbatas.
Suaminya yang berusia 45 tahun saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap setelah sebelumnya bekerja di kios Pasar Induk Kramat Jati yang bangkrut.
Kinah memiliki tiga orang anak, masing-masing masih bersekolah dan balita. Kondisi ekonomi keluarga yang lemah menyebabkan anak pertama harus dibantu oleh neneknya, sementara anak kedua mengganti iuran PAUD dengan membantu kebersihan sekolah.
Keluarga ini tinggal di rumah kontrakan sederhana dengan biaya Rp660.000 per bulan. Akibat keterbatasan ekonomi, tunggakan kontrakan mencapai empat bulan dan keluarga terancam harus meninggalkan tempat tinggalnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) menyalurkan bantuan sebesar Rp800.000 untuk meringankan tunggakan biaya kontrakan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu keberlangsungan tempat tinggal keluarga Kinah dan meringankan beban ekonomi yang dihadapi.

Leave a Reply