Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Jangan Jadi Kaum Pembangkang

Ayu Lestari2019-01-22T02:34:52+07:00
Ayu Lestari Motivasi motivasi islam, nasihat islam 0 Comments

Bani Israil memang istimewa. Namun keistimewaan tersebut membuat mereka sombong, merasa bangsa lain tidak level dengannya karena bangsa selain mereka adalah budak. Hanya sebagai keledai yang harus mengabdi kepada mereka. Seperti pada QS. An-Nisa ayat 153, mereka meminta Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam untuk menurunkan kitab dari langit seperti pada Nabi Musa.

“Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan kepada mereka sebuah Kitab dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka berkata: “Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata.” Maka mereka disambar petir karena kezalimannya, dan mereka menyembah anak sapi, sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami maafkan (mereka) dari yang demikian. Dan telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata.”

Bahkan kaum Bani Israil pada zaman Nabi Musa memberi pernyataan yang berisikan, “Tidak akan beriman kami (Bani Israil) sebelum melihat dengan mata kepala sendiri seperti apa wujud Allah subhanahu wata’ala.” Lalu Allah menurunkan petir dan halilintar dan mereka pun binasa karenanya (QS. An-Nisa’: 153). Namun setelah itu, Allah masih memaafkan mereka dan menghidupkan kembali. Akan tetapi mereka masih tetap membangkang (QS. An-Nisa’: 154).

“Dan telah Kami angkat ke atas (kepala) mereka bukit Thursina untuk (menerima) perjanjian (yang telah Kami ambil dari) mereka. Dan kami perintahkan kepada mereka: “Masuklah pintu gerbang itu sambil bersujud”, dan Kami perintahkan (pula) kepada mereka: “Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai hari Sabtu”, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kokoh.” (QS. An-Nisa’: 154)

Dan kemudian Allah angkatkan di atas kepala mereka itu Gunung Thur. Gunung Thur berada di Jazirah Arab. Gunung dimana nabi Musa disuruh mengumpulkan semua tongkat-tongkatnya, maka memancarlah 12 mata air untuk Bani Israil. Tujuan Allah mengangkat Gunung Thur agar Bani Israil berpegang teguh pada Kitab Taurat. Sungguh, tanpa Allah mengangkat gunung agar kita (Muslimin) beriman, kita telah merasa sangat tunduk atas perintah Allah. Berbeda sekali dengan Bani Israil yang sangat durhaka.

Kemudian, Allah memperingatkan kembali tentang “perjanjian yang kokoh” agar tunduk dan patuh pada kitab Taurat. Lalu Allah memerintahkan kepada mereka agar masuk ke bumi Palestina agar terhindar dari kediktatoran Fir’aun. Mereka pun menyeberangi laut Merah. Lalu sesampainya di arah timur, mereka melihat orang menjala ikan. Mereka pun meminta kepada nabi Musa untuk dibuatkan jala.

Jalan ke timur lagi, oleh Allah dipayungi oleh payung di atas kepala mereka. Tiap pagi oleh Nabi Musa, mereka dihidangkan makanan manna dan salwa. Mereka pun kehabisan air, lalu nabi Musa memukulkan tongkatnya ke batu di Jabal Tsur. Lalu memancarlah 12 mata air. Setelah itu, berjalan ke timur menuju Baitul Maqdis.

Sesampainya, Allah menyuruh mereka untuk masuk ke gerbang Baitul Maqdis dengan rasa tunduk dan patuh kepada Allah subhanahu wata’ala. Namun ternyata Bani Israil bertambah membangkang. Maka Allah memerintahkan agar mereka tidak melanggar hari Sabtu.

Kaum Yahudi membuat perjanjian bahwa hari Sabtu adalah hari untuk mereka beribadah. Sedangkan pada saat di Baitul Maqdis, mereka menganggap hari Sabtu merupakan hari libur. Sebagaimana peringatan Allah kepada mereka dalam QS. Al-Baqarah ayat 63.

“Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): “Peganglah teguh-teguh (Kitab Taurat) apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertakwa.”

Dan Allah mengingatkan kembali pada QS. Al-Baqarah ayat 93, tersebab mereka tidak mau menaati perjanjian yang kuat itu.

Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): “Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkan-lah!” Mereka menjawab: “Kami mendengarkan tetapi tidak mentaati”. Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya. Katakanlah: “Amat jahat perbuatan yang diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat).”

Sungguh, sebagai kaum Muslim sudah sepatutnya kita menaati perintah Allah dan menjauhi apa saja larangan-Nya dengan penuh ketaatan. Bukan seperti Bani Israil, kaum yang telah Allah beri nikmat namun kesemuanya menjadikannya kaum yang membangkang.

Di resume dari kajian: Prof. Roem Rowi, MA

Tafsir Al-Qur’an Surah An-Nisa’ ayat 154

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Penerima Manfaat IZI Program PEU KUA Kramat Jati Dibekali Pengetahuan dan Praktik Pemasaran Digital 20 April 2026
  • Satu Langkah Di Depan, IZI dan JNE Gelar Pelatihan Digital Marketing Berbasis AI Untuk Penerima Manfaat Program Lapak Berkah 20 April 2026
  • PLN Nusantara Power UP Kaltimra ULPLTD Balikpapan dan IZI Hadirkan Harapan, 100 Keluarga Duafa Terima Paket Sembako 20 April 2026
  • IZI Sulsel Salurkan Paket Sembako kepada Tukang Becak dan Bentor di Tamalate 20 April 2026
  • IZI Salurkan Bantuan Beasiswa untuk Siswa SMP di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 17 April 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (233)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,348)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (657)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (219)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (549)
  • Nuansa Keislaman (353)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (315)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,209)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (580)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025