Purwokerto (25/2/26) – Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) UP3 Purwokerto bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia Jawa Tengah menyalurkan bantuan kaki palsu kepada Ahmad Subhi (41), warga Purwokerto Selatan. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan dan keberlangsungan ekonomi keluarga penerima manfaat. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Sigit Agung Widayat selaku Ketua YBM PLN UP3 Purwokerto, dan pengurus YBM lainnya.
Ahmad Subhi tinggal bersama istri dan dua anaknya serta mertua. Kehidupan keluarga ini berjalan sederhana dengan penghasilan yang pas-pasan. Sehari-hari, Subhi bekerja sebagai tukang jahit. Ia juga membuat tempe yang dititipkan di warung.Sementara itu, sang istri mengelola usaha laundry kecil-kecilan.
Kondisi ekonomi keluarga semakin berat karena keterbatasan fisik yang dialami Subhi. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, kakinya pernah terlindas truk hingga harus menjalani tiga kali operasi. Pada tahun 2017, ia kembali mengalami kecelakaan yang menyebabkan infeksi parah dan berujung amputasi di bawah lutut kaki kanan. Tahun 2018, ia sempat mendapatkan bantuan kaki palsu dari sebuah lembaga. Namun, kondisi kaki palsu tersebut kini telah rusak, terutama pada bagian telapak yang cepat aus dan sudah diganti hingga lima kali, sehingga menghambat aktivitas sehari-hari dan pekerjaannya sebagai tulang punggung keluarga.
Ketua YBM PLN UP3 Purwokerto, Sigit Agung Widayat, menyampaikan harapannya, “Semoga bantuan kaki palsu ini bermanfaat untuk Bapak Subhi, sehingga dapat membantu Pak Subhi kembali beraktivitas dengan lebih leluasa serta meningkatkan produktivitasnya dalam mencari nafkah” ujar Sigit.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan IZI Jawa Tengah, Retno Widowati, menyampaikan terima kasih dan doa kepada YBM PLN serta seluruh karyawan PLN atas kepedulian dan dukungan terhadap program kemanusiaan ini. “Semoga berkah untuk semua pihak yang terlibat. Semoga sinergi kebaikan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan” imbuh Retno.
