Menjaga Shalat Sunnah, Menguatkan Hati di Tengah Ikhtiar Kesembuhan

Sumatera Utara – Rumah Singgah Pasien Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sumatera Utara kembali menggelar Pembinaan Keislaman Rutin bagi pasien dan pendamping pasien yang tengah menjalani masa pengobatan di RSUP H. Adam Malik Medan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (14/7/26) ini mengangkat tema “Fiqh Shalat Sunnah dan Cara Memelihara Pelaksanaan Shalat Sunnah” sebagai upaya memperkuat spiritualitas para penghuni Rumah Singgah Pasien.

Kajian disampaikan oleh Ustadz Rudiawan Sitorus dengan bahasa yang sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami sehingga seluruh peserta dapat mengikuti materi dengan baik. Pembinaan ini diikuti oleh pasien dan para pendamping pasien yang sedang menjalani ikhtiar pengobatan, sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat keimanan dan ketenangan hati di tengah ujian yang mereka hadapi.

Pada awal penyampaiannya, Ustadz Rudiawan mengingatkan bahwa kematian merupakan sebuah kepastian yang akan dialami setiap manusia. Namun, Allah SWT merahasiakan waktu kedatangannya agar setiap hamba senantiasa mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal saleh dan menjaga ibadah. Beliau kemudian menjelaskan pentingnya menjaga shalat fardhu sebagai kewajiban utama seorang Muslim. Setelah itu, umat Islam dianjurkan untuk menyempurnakan ibadahnya dengan melaksanakan shalat-shalat sunnah. Menurut beliau, shalat sunnah merupakan tanda kecintaan seorang hamba kepada Allah SWT sekaligus bentuk kerelaan dalam beribadah kepada-Nya.

Selain itu, shalat sunnah juga menjadi penyempurna bagi kekurangan yang mungkin terdapat dalam pelaksanaan shalat fardhu. Sebab, sebagai manusia, tidak semua mampu menjaga kekhusyukan secara sempurna dalam setiap shalatnya. Oleh karena itu, amalan-amalan sunnah menjadi salah satu bentuk kasih sayang Allah SWT agar hamba-Nya dapat menyempurnakan ibadah yang telah dikerjakan. Dalam kajian tersebut, Ustadz Rudiawan juga menyampaikan sebuah hadits Rasulullah ﷺ yang menjelaskan bahwa orang yang senantiasa menjaga shalat fardhu dan menambahnya dengan shalat-shalat sunnah akan dibangunkan sebuah rumah di surga oleh Allah SWT. Pesan ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas ibadah meskipun sedang berada dalam kondisi sakit ataupun menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Di penghujung kajian, beliau mengajak seluruh peserta untuk mulai membiasakan diri mengerjakan shalat-shalat sunnah, seperti shalat sunnah rawatib, shalat dhuha, dan shalat tahajud, sebagai bekal untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Suasana pembinaan berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan. Para pasien dan pendamping tampak antusias menyimak setiap materi yang disampaikan. Bagi mereka, kajian ini bukan sekadar menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi penguat hati, penumbuh harapan, serta pengingat bahwa setiap ujian yang Allah berikan selalu disertai jalan untuk semakin mendekat kepada-Nya.

Melalui kegiatan Pembinaan Keislaman Rutin ini, Rumah Singgah Pasien IZI Sumatera Utara terus berkomitmen menghadirkan pendampingan spiritual bagi pasien dan keluarga. Tidak hanya mendampingi proses pengobatan secara lahiriah, IZI juga berupaya menguatkan sisi batin agar para pasien senantiasa memiliki semangat, ketenangan, dan keyakinan dalam menjalani setiap ikhtiar menuju kesembuhan. Semoga setiap langkah ikhtiar yang dilakukan, baik melalui pengobatan maupun peningkatan kualitas ibadah, menjadi sebab turunnya rahmat, kekuatan, dan kesembuhan dari Allah SWT bagi seluruh pasien yang sedang berjuang.