Makassar – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Rumah Singgah Pasien (RSP) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sulawesi Selatan saat menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar.

Kunjungan ini dilaksanakan Senin (29/12/25) dalam rangka memperingati Milad DWP ke-26 sekaligus merayakan Hari Ibu. Dengan tema “Mari menjadi wanita berdaya dan berkarya dengan berbagi kepada sesama”. Kehadiran rombongan DWP BBPVP Makassar bertujuan untuk memberikan dukungan moril serta menyalurkan bantuan bagi para pasien dhuafa yang sedang menjalani masa pengobatan di Makassar.
Jumriah Ali selaku Ketua DWP BBPVP Makassar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya bagi para ibu dan pasien yang tengah berjuang melawan penyakit jauh dari kampung halaman. “Kami ingin berbagi kebahagiaan di momen spesial ini, Melihat semangat para pasien di RSP IZI memberikan pelajaran berharga bagi kami tentang ketangguhan seorang ibu dan pentingnya saling menguatkan,” ujar Jumriah di sela-sela kunjungan.

Jumhar selaku Kepala RSP IZI Perwakilan Sulawesi Selatan menyambut baik inisiatif ini. Beliau menjelaskan bahwa “kehadiran komunitas seperti Dharma Wanita sangat berarti bagi psikologis pasien yang tinggal di RSP mewakili manajemen IZI Perwakilan Sulawesi Selatan mengucapkan terima kasih semoga Allah membalas kebaikan berlipat ganda kepada Ibu Dharma Wanita BBPVP sudah hadir mengunjugi pasien kami.” Tutup Jumhar.
Selain bersilaturahmi, DWP BBPVP juga memberikan bantuan paket logistik dan santunan untuk operasional RSP. Anggota DWP menyempatkan diri berbincang dan memberikan semangat kepada para pasien dan pendamping. Saat ini, RSP IZI Sulsel menjadi rumah sementara bagi pasien rujukan dari berbagai daerah di pelosok Indonesia Timur yang membutuhkan akses medis di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. RSP IZI Perwakilan Sulawesi Selatan merupakan program unggulan yang menyediakan Rumah layak huni, akomodasi gratis, konsumsi harian, serta pembinaan spiritual bagi pasien kurang mampu. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah dan organisasi wanita, menjadi kunci keberlangsungan pelayanan ini.

Leave a Reply