Jakarta – Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) Permata Bank Syariah bersinergi dengan Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia (LAZNAS IZI) meluncurkan satu unit armada ambulans gratis di Kantor UPZDK Permata Bank Syariah – Bintaro ,Selasa (27/1/2026). Kehadiran ambulans ini ditujukan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat dhuafa yang membutuhkan transportasi darurat tanpa biaya.

Sinergi ini sekaligus menegaskan peran strategis perbankan syariah dalam ekosistem filantropi Islam. Melalui tata kelola yang profesional, dana kebajikan dan zakat perusahaan yang dihimpun dari institusi perbankan terbukti memiliki dampak signifikan (power) dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat. Pengelolaan dana umat yang dilakukan secara transparan dan terukur memungkinkan program kemanusiaan, seperti layanan medis darurat, dapat dijalankan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
Serah terima yang berlangsung di Kantor UPZDK Permata Bank Syariah Bintaro ini menandai dimulainya operasional armada yang akan dikelola secara profesional oleh IZI. Selain melayani keadaan darurat umum, ambulans ini memiliki fungsi spesifik untuk mendukung mobilisasi pasien di berbagai program kemanusiaan.

Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank, Rudy Basyir Ahmad, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial yang amanah dan berkelanjutan. Pihaknya meyakini bahwa keberkahan harta diukur dari besarnya manfaat yang dirasakan oleh sesama. “Kami menyadari bahwa upaya memberikan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat dhuafa tidak dapat dijalankan sendiri. Sinergi ini diharapkan dapat mendistribusikan kemaslahatan secara tepat sasaran,” ujar Rudy Basyir Ahmad dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua UPZDK Permata Bank Syariah, Habibullah, menjelaskan bahwa armada ini akan mendukung pasien-pasien kritis, termasuk mereka yang rutin menjalani perawatan di klinik. Ia menekankan bahwa seluruh layanan ini diberikan secara cuma-cuma kepada penerima manfaat.”Insya Allah ambulans ini akan mendukung program kesehatan IZI, salah satunya untuk pasien cuci darah di klinik hemodialisa bagi dhuafa serta transportasi dari rumah sakit rujukan ke rumah singgah pasien,” jelas Habibullah.

Sementara itu, Direktur Utama LAZNAS IZI, Wildhan Dewayana, menyampaikan komitmennya untuk menjaga amanah dalam mengelola bantuan tersebut. Menurutnya, ambulans bukan sekadar kendaraan medis, melainkan simbol kolaborasi bahwa dana umat mampu menghadirkan harapan baru. “Kami memastikan ambulans ini dikelola secara optimal dan benar-benar hadir untuk mereka yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang,” tutur Wildhan. Kegiatan ini ditutup dengan prosesi simbolis penyerahan kunci dan foto bersama di depan armada baru. Kerja sama ini diharapkan menjadi pemantik program-program pemberdayaan umat lainnya di masa depan guna memberikan dampak sosial yang lebih luas
