Samarinda – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mahakam menggandeng Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Kalimantan Timur untuk mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kelurahan Karang Anyar melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini menyasar pelaku usaha di wilayah ring satu perusahaan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sebanyak lima pelaku UMKM menerima bantuan permodalan dan penguatan usaha agar mampu meningkatkan kualitas produk, mulai dari kemasan hingga branding, sehingga diharapkan dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Penyerahan bantuan berlangsung pada Kamis (5/2) dan dihadiri oleh Manajer PLN Indonesia Power UBP Mahakam Firman Ramdan beserta tim CSR, Lurah Karang Anyar Zulkarnain Ramli yang didampingi jajaran kelurahan, Direktur Ekonomi dan Keuangan Zakat (EKZ) IZI Muhammad Ardhani, Kepala Perwakilan IZI Kaltim Hengky Asmarakandi, serta para penerima manfaat.

Zulkarnain Ramli selaku Lurah Karang Anyar mengapresiasi kepedulian PLN terhadap warganya. Ia berharap program tersebut dapat berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan usaha masyarakat. “Kami menyambut baik program ini karena tidak hanya membantu dari sisi modal, tetapi juga penguatan kemasan dan branding. Harapan kami kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” ujar Zulkarnain.
Muhammad Ardhani selaku Direktur EKZ IZI turut menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PLN dalam berkolaborasi mengelola program pemberdayaan di Samarinda. Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi kunci dalam menghadirkan perubahan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. “CSR memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian masyarakat. IZI berkomitmen melakukan pendampingan dan pembinaan agar para pelaku UMKM dapat terus berkembang dan benar-benar naik kelas,” kata Ardhani.

Sementara itu, Firman Ramdan menjelaskan bahwa kolaborasi dengan IZI dilakukan untuk memastikan proses pendampingan berjalan optimal. Ia menilai tantangan utama UMKM terletak pada pemasaran dan penguatan produk yang membutuhkan proses panjang. “Melalui kemitraan ini kami ingin memberikan dukungan yang lebih terarah. Meski saat ini program baru menjangkau dua lingkungan, kami berkomitmen untuk terus membantu masyarakat sekitar,” jelas Firman.
Firman berharap hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga operasional perusahaan berjalan lancar dan memberi manfaat bersama. Pada kegiatan tersebut, bantuan modal usaha diserahkan secara simbolis kepada lima pelaku UMKM, yang disambut bahagia oleh para penerima manfaat, salah satunya Kemala, pelaku usaha pentol rebus, yang menyampaikan rasa syukur atas bantuan peralatan usaha serta mendoakan PLN semakin maju dan seluruh karyawannya diberi keberkahan. Program TJSL ini menjadi wujud komitmen PLN Indonesia Power dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui pemberdayaan ekonomi kreatif serta dukungan terhadap pembangunan sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.
[RB/IZI]
