Balikpapan – PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Kaltim Teluk bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Kalimantan Timur meresmikan dan menyerahkan Program Sumur Air Bersih Cakrawala (Cipta Air Kariangau untuk Warga Kalimantan) kepada warga RT 14 Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Selasa (28/1/26). Program ini menjadi solusi atas keterbatasan akses air bersih yang telah lama dialami warga setempat. Selama puluhan tahun, sebagian besar masyarakat RT 14 hanya mengandalkan air tadah hujan dan pembelian air tandon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Peresmian program dihadiri oleh Asisten Manajer Business Support PLN Nusantara Power UP Kaltim Teluk Wahyu Budi Dharmawan, Kepala Perwakilan IZI Kaltim Hengky Asmarakandi, Kasi Trantib Kelurahan Kariangau Muhammad Irsjad, Ketua RT 14 Apriyanto, tokoh agama, serta warga penerima manfaat. Selain peresmian, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara serah terima program kepada warga RT 14. Dalam kesepakatan tersebut, warga menyatakan komitmen untuk menjaga, merawat, dan memelihara sarana sumur air bersih agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Kepala Perwakilan IZI Kaltim, Hengky Asmarakandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya PLN Nusantara Power sebagai donatur utama program. “Terima kasih kepada PLN Nusantara Power dan seluruh pihak yang telah bersinergi. Semoga air bersih ini menjadi sumber kehidupan yang terus mengalir dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Hengky. Sementara itu, Wahyu Budi Dharmawan menyampaikan bahwa Program Cakrawala merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. “Kami berharap fasilitas air bersih ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi warga sekitar,” kata Wahyu.
Ketua RT 14 Kelurahan Kariangau, Apriyanto, mengungkapkan bahwa keberadaan sumur air bersih tersebut sangat membantu warganya. “Sebanyak 38 kepala keluarga langsung merasakan manfaatnya dan rata-rata sebulan kami bisa menghemat hingga 5 juta. Kami berharap sumur ini dapat terus berfungsi dan memenuhi kebutuhan air warga,” ujar Apriyanto. Hal senada disampaikan Halijah, salah satu penerima manfaat program. Ia mengaku terbantu dengan hadirnya sumur bor tersebut. “Alhamdulillah, sekarang kebutuhan air jauh lebih mudah dan pengeluaran kami bisa lebih hemat,” tutur Halijah.
Peresmian Program Cakrawala ditandai secara simbolis dengan pemotongan pita dan pembukaan kran air di lokasi sumur. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar program ini membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat serta dilanjutkan dengan pelatihan pengelolaan air bersih untuk warga.
(RB/IZI)
