Semarang – Rumah Singgah Pasien (RSP) IZI Jawa Tengah menggelar kegiatan Pelatihan Softskill (23/1) pukul 13.00–15.00 WIB, bertempat di ruang tengah RSP IZI Jateng. Kegiatan ini menghadirkan Dewi, Linda, dan Dian sebagai narasumber yang berbagi ilmu tentang pembuatan menu sehat pasca kemoterapi, yaitu bone broth, cawan musi (telur kukus), dan smoothies hangat.

Para peserta yang mayoritas merupakan ibu-ibu pendamping pasien tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap sesi, termasuk saat praktik langsung membuat menu. Hidangan ini dipilih karena kaya protein dan nutrisi, sangat bermanfaat bagi survivor kanker yang mengalami berbagai efek samping pengobatan, serta baik untuk menjaga stamina dan metabolisme para caregiver agar tetap sehat selama mendampingi pasien.
Dalam sesi praktik, para peserta diajak mengenal bahan dan cara pengolahan yang sederhana dan mudah didapat. Bone broth dibuat dari ceker ayam, wortel, bawang bombay, jahe, seledri, dan bahan lainnya yang direbus dengan api kecil selama kurang lebih dua jam, kemudian diblender, disaring, dan disimpan dalam toples kaca untuk pemakaian selanjutnya. Menu ini dikenal kaya kolagen dan protein. Sementara cawan musi dibuat dari telur yang dibumbui garam, gula, dan lada sesuai selera, lalu dikukus dalam cawan yang sudah diberi ayam lalu ditutup plastik wrap. Adapun smoothies hangat dibuat dari pisang, susu, kayu manis, dan gula secukupnya yang diblender lalu dihangatkan sebelum disajikan.

Ketiga menu tersebut dinilai ramah bagi pasien yang mengalami mual, muntah, dan kesulitan makan makanan berat, sehingga diharapkan tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Selain bermanfaat bagi pasien, menu ini juga baik dikonsumsi oleh keluarga pendamping agar tubuh tetap prima dan kuat dalam menjalani rutinitas perawatan. Seluruh bahan dan alat yang digunakan pun mudah ditemukan serta tidak membutuhkan teknik memasak yang rumit, sehingga bisa diterapkan secara mandiri di rumah.
Salah satu peserta, Ery, yang merupakan pendamping pasien, menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan ini. “Saya sangat berterima kasih karena diberi sharing ilmu seperti ini. Insyaallah akan saya berikan kepada suami saya yang menderita kanker otak dan saat ini semi bedrest. Pasti doyan, dan semoga ada perbaikan,” ujar Ery. Melalui Pelatihan Softskill ini, diharapkan ilmu yang dibagikan dapat bermanfaat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi mendukung proses pemulihan pasien dan menjaga kesehatan para pendamping.
