Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Rumah Singgah Pasien IZI-YBM PLN Sumut Kembali Mengadakan Pelatihan Bercocok Tanam Hidroponik Bagi Pasien dan Pendamping Pasien

Fahmi Fansyuri2023-07-10T15:58:53+07:00
Fahmi Fansyuri Berita Media Nasional, IZI NEWS zakat 0 Comments

SUMATERA UTARA – Rumah Singgah Pasien IZI-YBM PLN Sumut tidak hanya memberikan bantuan tempat tinggal dan pelayanan kesehatan kepada pasien dan pendamping pasien. RSP IZI-YBM PLN Sumut juga mengadakan pembinaan keagamaan dan pelatihan keterampilan kepada penghuni RSP agar tetap produktif dan tidak bosan selama berada di RSP. Untuk mengisi waktu luang pasien dan pendamping pasien, RSP IZI-YBM PLN Sumut Kembali mengadakan pelatihan bercocok tanam hidroponik. Pelatihan keterampilan tersebut diadakan pada Hari Jumat, 7 Juli 2023, pukul 17.00-18.30 WIB di Rumah Singgah Pasien IZI-YBM PLN Sumut, Jalan Bunga Lau Dalam No. 35, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Adapun yang berkesempatan menjadi pemateri dalam pelatihan kali ini adalah Wilda Syafrianty selaku ahli dan pengusaha tanaman hidroponik dan Erwin Halim dari Hidroponik Shop Medan. Pelatihan diberikan kepada penghuni RSP dengan menggunakan bantuan modul pelatihan. Pertama-tama, Bu Wilda menjelaskan pengertian hidroponik, “Hidroponik adalah budidaya tanaman dengan menggunakan air dan larutan nutrisi tanpa menggunakan media tanah, di mana lahan semakin berkurang sehingga hidroponik dapat menjadi solusi bagi yang ingin bercocok tanam di lahan yang terbatas”. Selanjutnya Bu Wilda memaparkan apa saja yang perlu diperhatikan dalam pertanian hidroponik, mulai dari bahan dan peralatan yang dibutuhkan, penyemaian bibit, pemindahan bibit ke dalam media tanam, cara pemberian nutrisi, dan cara memanen.

Setelah memaparkan materi, selanjutnya Bu Wilda dibantu oleh Pak Erwin memberikan pelatihan praktik langsung kepada penghuni RSP. Pertama-tama, disiapkan media tanam berupa busa rock wool, net pot, dan sumbu. Rock wool berfungsi sebagai media tanam karena dapat mengikat air dengan kuat, net pot berfungsi untuk meletakkan tanaman ke dalam lubang tanam yang terbuat dari pipa, sedangkan sumbu berfungsi untuk membantu air dan nutrisi agar dapat diserap oleh tanaman. Setelah itu, pasien dan pendamping pasien memotong rock wool menjadi ukuran kecil sebesar 3×3 cm, kemudian rock wool dibasahi dengan air agar dapat dilakukan penyemaian bibit. Adapun jenis sayuran yang ditanam pada pelatihan hidroponik kali ini adalah sawi pahit, sawi manis, kailan, dan selada. Kemudian dilakukan pembenihan bibit ke rock wool yang sudah dibasahi tadi. Bibit tanaman kemudian disimpan di nampan dan diletakkan di tempat teduh selama 8 hari, bibit tersebut juga harus terkena sinar matahari pagi atau sore hari agar dapat tumbuh optimal. Selama kegiatan berlangsung, pasien dan pendamping pasien RSP sangat antusias, terdapat 10 peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Setelah dilakukan pembenihan, Pak Erwin menjelaskan tentang penggunaan nutrisi, “Jadi dalam bercocok tanam hidroponik terdapat nutrisi A dan B, masing-masing nutrisi tersebut harus dilarutkan dengan air terlebih dahulu agar dapat digunakan karena jika dilarutkan secara bersamaan akan menimbulkan endapan. Adapun cara penggunaannya untuk setiap liter air dibutuhkan 5-10 ml nutrisi A dan 5-10 ml nutrisi B tergantung jenis sayurannya. Untuk sayuran berdaun tipis seperti selada dapat menggunakan takaran 5 ml dan untuk sayuran yang daunnya agak tebal seperti sawi pahit dapat menggunakan takaran 10 ml”. Adapun masa panen tiap sayuran itu berbeda-beda tergantung jenisnya, untuk beberapa sayuran rata-rata dapat dipanen dalam waktu 35-40 hari, misalnya kangkung dan sawi. Sementara untuk tanaman lain seperti bayam, cabai, ataupun paprika beda lagi masa panennya.

Kegiatan kali ini membuat beberapa pendamping pasien tertarik untuk bercocok tanam hidroponik di kampung halaman mereka, misalnya Ibu Sri Wati dan Bapak Bahmid Siregar yang ingin mempraktikkan bercocok tanam hidroponik dengan alat dan bahan yang lebih sederhana. Semoga kegiatan yang telah dilaksanakan bermanfaat bagi penerima manfaat program RSP serta dapat meningkatkan produktivitas dan menjadi peluang bisnis sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf ekonomi pasien dan pendamping pasien RSP.

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Fahmi Fansyuri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • BKDI UPZ Petronas Salurkan Paket Ramadan dan Lebaran Melalui IZI untuk Ratusan Warga Prasejahtera di Kampung Makasar, Jakarta Timur 20 March 2026
  • IZI Bersama Jamaah Quran Best Salurkan Program Zakat Fitrah Wilayah Jawa Barat 20 March 2026
  • Menjelang Lebaran, Senyum Lansia Duafa di Pondok Labu Merekah Berkat Zakat Fitrah Donatur Tokopedia Melalui IZI 20 March 2026
  • Sinergi BI Solo Dan IZI Jawa Tengah Salurkan Paket Ramadan untuk Guru Ngaji dan Keluarga Duafa 20 March 2026
  • IZI dan CIMB Niaga Syariah Tebar Al-Qur’an, Dukung Semangat Hafalan Santri Little Gaza dan Majelis Taklim 20 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (223)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,317)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (650)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (546)
  • Nuansa Keislaman (347)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (310)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,198)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (572)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025