Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Sang Imam Itu Telah Pergi untuk Selamanya

Fitri Fauziah2018-10-30T10:53:56+07:00
Fitri Fauziah IZI NEWS cerita zakat, hikmah zakat, jawa timur, kewajiban bayar zakat, manfaat zakat, meninggal, mitra zakat, pahlawan zakat, penerima zakat, rumah singgah pasien, surabaya, wafat 0 Comments

Rumah Singgah Pasien (RSP) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Jawa Timur (Jatim) nampaknya sudak tak hanya bermakna rumah singgah seperti namanya, namun jauh melampaui dari hanya sekedar tempat pasien menginap, tidur, dan berhajat. Siapa sangka, di dalam rumah tua yang sederhana ini tersimpan puluhan kisah penuh hikmah. Di rumah sederhana ini kita bagaikan melihat miniatur kehidupan, memahami arti ujian dan cobaan, mendalami hakikat kasih sayang dan teguran yang sebenarnya. Di rumah ini, kita membiasakan akrab dengan kesedihan, berteman dekat dengan kesabaran dan terus belajar tersenyum meskipun hati terasa sesak oleh duka.
Pagi itu, matahari belum terasa terik ketika seorang pemuda datang seorang diri ke RSP, menanyakan apakah bisa dia tinggal disini. Pemuda itu menceritakan bahwa dia datang seorang diri dari pedalaman Kalimantan karena tiba-tiba pembuluh darah di matanya pecah sehingga muncul benjolan di bawah pelupuk mata. Dengan memakai kacamata hitam karena khawatir orang akan takut saat melihatnya, pemuda yang bernama Berli itu menceritakan bahwa dirinya sudah tidak miliki biaya lagi untuk menyewa kontrakan sekitar rumah sakit. Singkat cerita, karena sudah memenuhi syarat, Berly akhirnya tinggal menjadi pasien di RSP IZI Jatim. Beberapa minggu kemudian sang Adik, Hendra datang untuk mendampingi dirinya.
Berly sendiri masih berusia 25 tahun, namun sudah berjuang keras sebagai tulang punggung keluarga dengan bekerja di sebuah pabrik tambang di Kalimantan. Namun, ternyata Allah memiliki skenario lain, yang ketika kita menyadarinya saat ini tak ada kalimat lain yang bisa kita ucapkan kecuali rasa syukur dan pujian kepada Allah subhanahu wa taala.
Rasa sakit yang menimpa mas Berli ternyata adalah skenario Allah untuk menaikkan derajat beliau, tak hanya di dunia namun juga di akhirat. Allah tuntun mas Berly ke RSP IZI dan Allah bukakan pintu hidayah selama menjalani hari demi hari di rumah singgah ini. Setiap hari, kedekatannya dengan Allah semakin bertambah.
Suatu hari dalam sebuah obrolan, beliau pernah mengatakan, “Rasa sakit ini membuat saya lebih dekat dengan Allah dan membuat saya lebih banyak bersyukur.”
Saat adzan berkumandang, Berly adalah pasien yang paling sigap untuk ambil wudhu dan berkumpul di ruang tengah. Beliau bahkan sudah menjadi imam tetap RSP di setiap sholat jama’ah.
Di hari-hari terakhir, beliau sering sholat jama’ah di masjid dan mulai membenarkan makharijul huruf bacaan Al-Qur’annya. Selain ibadah yang rajin, mas Berli juga dikenal sangat baik dan ramah sehingga disukai oleh seluruh penduduk RSP.
Dan inilah akhir dari skenario Allah. Allah ambil nyawa Mas Berly di tengah proses hijrahnya. Allah panggil jasadnya di puncak penghambaannya.
Sore itu, tiba-tiba perut mas Berly membesar dan sakit luar biasa hingga harus dilarikan ke IGD. Malam harinya, mas Berly keluar dari IGD dan sempat ikut jama’ah sholat Isya di RSP dengan menahan rasa sakitnya. Pukul 22.00 malam sakit mas Berli kambuh lagi dan harus dilarikan ke IGD kembali.
Dan tepatnya pada hari Senin, 22 Oktober 2018 pukul 01.00 adalah waktu terakhir yang Allah berikan kepada mas Berly di dunia ini. 2 kalimat syahadat tuntas diucapkannya bersama dengan keringat dingin membasahi seluruh tubuhnya.
Mas Berli kembali kepada Allah dengan keadaan terbaik, Insya Allah khusnul khotimah.
Kawan, bukan panjang pendeknya usia yang terpenting karena sepanjang apapun usia kita tak akan sebanding dengan panjangnya kehidupan saat di akhirat nanti. Waktu kita di dunia ini adalah ketetapan mutlak yang tidak bisa ditambah ataupun dikurangi.
Dari mas Berly kita belajar bahwa rencana Allah adalah yang terbaik. Mungkin jika mas Berly tidak sakit, dia tidak mendapatkan jalan hidayahnya. Maka, tetaplah berprasangka baik dan bersyukur atas apapun hal yang menimpa kita. Bersyukur bukan karena kita sehat, bukan karena kita kaya, atau karena kehidupan kita lapang, namun bersyukur karena kita adalah orang orang yang beriman.
Penulis: Rista Fitria Anggraini IZI Jatim
Editor: Ricky IZI Pusat

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Fitri Fauziah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Kolaborasi SDN Cipete Selatan 01 dan IZI Salurkan Zakat Fitrah Jelang Idul Fitri 16 March 2026
  • Tunaikan Amanah YBM PLN UP3 Grobogan, IZI Jateng Salurkan Program Sedekah Al Qur’an, Paket Ramadan, Paket Anak Yatim, dan Fidyah 16 March 2026
  • Kajian Muslimah Kilang Pertamina Balikpapan Salurkan 80 Paket Sembako Ramadan untuk Warga Duafa 16 March 2026
  • BDI PHI Zona 9 Salurkan 72 Paket Sembako Ramadan untuk Warga Duafa di Balikpapan 16 March 2026
  • LAZNAS IZI Salurkan Program Ifthar & Takjil, Bahagiakan Anak Kampung Sirnasari Kabupaten Karawang 16 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,171)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (221)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,242)
  • Keluarga (433)
  • Kesehatan (647)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (539)
  • Nuansa Keislaman (325)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (302)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,162)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (502)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025