Bandar Lampung — Shohali (56), warga Pulau Si Uncal, Kabupaten Pesawaran, tengah menjalani perjuangan menjaga kesehatannya setelah didiagnosis hipertensi. Kondisi ini mengharuskannya menjalani kontrol rutin di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung, guna memantau tekanan darah dan mencegah komplikasi yang lebih serius. Perjalanan dari Pulau Si Uncal menuju Bandar Lampung bukanlah hal mudah. Selain jarak yang harus ditempuh, kondisi fisik yang harus selalu dijaga membuat setiap perjalanan menjadi tantangan tersendiri. Namun dalam setiap langkah pengobatan, Shohali tidak sendiri. Anak laki-lakinya setia mendampingi, memastikan sang ayah dapat menjalani kontrol kesehatan dengan aman dan tenang.
Bagi Shohali, kehadiran sang anak menjadi sumber kekuatan dan ketenangan. Ia tidak hanya bertugas mengantar, tetapi juga menjadi pengingat untuk menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi obat secara teratur, serta memberi semangat agar tetap optimis. “Alhamdulillah, saya tidak sendirian. Anak saya selalu mendampingi dan menguatkan saya untuk rutin berobat,” tutur Shohali dengan penuh rasa syukur.
Dalam proses pengobatan yang harus dijalani secara berkelanjutan, Rumah Singgah Pasien (RSP) YBM PLN IZI Lampung hadir sebagai tempat beristirahat yang sangat berarti. Lokasinya yang dekat dengan RSUD Abdul Moeloek memberikan kemudahan bagi Pak Shohali dan anaknya untuk menjalani kontrol rutin tanpa harus kelelahan akibat perjalanan pulang-pergi.
Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Shohali menyampaikan rasa terima kasihnya yang sangat mendalam, “Saya benar-benar bersyukur dan berterima kasih sebesar-besarnya kepada Rumah Singgah Pasien YBM PLN IZI Lampung. Tempat ini bukan hanya memberi kami tempat untuk beristirahat, tetapi juga memberikan ketenangan, perhatian, dan rasa seperti di rumah sendiri. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang datang dari jauh. Semoga Allah membalas seluruh kebaikan para donatur dan pengelola dengan pahala yang berlipat. Aamiin.”
Selama berada di rumah singgah, Shohali dapat beristirahat dengan lebih tenang sambil menunggu jadwal kontrol berikutnya. Suasana kekeluargaan yang hangat membantu menjaga kondisi kesehatan tetap stabil dan hati tetap kuat. Kisah Shohali menjadi pengingat bahwa perjuangan menjaga kesehatan akan terasa lebih ringan dengan dukungan keluarga dan kepedulian sesama. Semoga Shohali senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan. Semoga Rumah Singgah Pasien YBM PLN IZI Lampung terus menjadi pelita harapan bagi para pasien yang membutuhkan uluran tangan dan tempat bernaung.
