Semarang — Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Kantor Perwakilan Jawa Tengah melaksanakan supervisi monitoring sekaligus penyaluran bantuan alat usaha dalam Program Pemberdayaan Ekonomi Difabel Mitra Binaan Majelis Telkomsel Takwa (MTT) Regional Jawa Tengah dan DIY bersama IZI Jawa Tengah. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan program pemberdayaan ekonomi berjalan optimal serta membantu penerima manfaat dalam meningkatkan kapasitas usaha agar lebih berdaya dan berkelanjutan (9/2/26).
Salah satu penerima manfaat program pemberdayaan ini adalah Slamet Puji Saroyo, penyandang disabilitas yang menjalankan usaha produksi roti donat dan penjualan roti keliling di wilayah Kota Semarang. Slamet tinggal bersama istri dan keponakannya yang sehari-hari mendampingi aktivitas beliau di rumah. Bersama istrinya, Slamet memproduksi aneka roti rumahan yang kemudian dijual secara berkeliling menggunakan sepeda ramah difabel.

Setiap harinya, Slamet memproduksi berbagai jenis roti basah, roti manis, serta donat dengan beragam varian rasa. Proses produksi dilakukan secara mandiri di rumah dengan penuh ketekunan. Usaha yang dijalankan secara konsisten ini perlahan mulai dikenal oleh pelanggan, sehingga nama usaha roti milik Slamet semakin akrab di tengah masyarakat dan memiliki pelanggan tetap.
Hasil supervisi monitoring menunjukkan bahwa kendala utama yang sebelumnya dihadapi Slamet adalah keterbatasan alat produksi serta faktor cuaca yang kerap memengaruhi aktivitas berjualan. Menjawab kebutuhan tersebut, IZI Jawa Tengah menyalurkan bantuan alat usaha berupa mixer berkapasitas lebih besar guna menunjang peningkatan produksi, terutama saat menerima pesanan dalam jumlah banyak. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran usaha serta menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Ke depan, Slamet berencana mengembangkan usahanya dengan menambah variasi produk, seperti kue kering, kue baling-baling, serta roti basah dengan isian ayam guna menambah varian pilihan bagi pelanggan.
Dengan adanya pendampingan supervisi monitoring dan bantuan alat usaha ini, IZI Jawa Tengah berharap program pemberdayaan ekonomi difabel ini dapat terus mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat, meningkatkan kepercayaan diri penyandang disabilitas, serta menjadi bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, usaha kecil dapat tumbuh dan memberikan keberkahan bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
