IZI Jateng Lakukan Supervisi Perdana Program Lapak Berkah BPKP Jawa Tengah, Dampingi Usaha Es Kelapa Muda Prayitno
Semarang (27/4/26) — Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Kantor Perwakilan Jawa Tengah melaksanakan supervisi dan monitoring perdana Program Lapak Berkah BPKP Jawa Tengah kepada salah satu penerima manfaat, yakni Prayitno, pelaku usaha es kelapa muda “Es Kelapa Muda Mas Pay” yang berjualan di wilayah Kalipancur, Semarang.

Kegiatan supervisi ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan dan evaluasi perkembangan usaha penerima manfaat agar program pemberdayaan yang dijalankan dapat terus memberikan dampak positif bagi keberlangsungan ekonomi keluarga.
Dalam hasil supervisi, diketahui bahwa Prayitno tetap semangat menjalankan usahanya meskipun sempat mengalami gangguan kesehatan berupa pembengkakan ginjal sebelah kanan dan tifus. Saat ini, beliau bersama keluarga dalam keadaan sehat dan tetap aktif berjualan demi memenuhi kebutuhan keluarga serta biaya pendidikan ketiga anaknya yang masih bersekolah. Setiap hari, Prayitno mulai berjualan sekitar pukul 10.30 WIB hingga sore hari di depan gapura rumahnya di Jalan Raya Panjangan Kalipancur menggunakan gerobak sederhana.

Usaha “Es Kelapa Muda Mas Pay” dikenal memiliki cita rasa segar dengan pilihan gula aren dan sirup merah yang diminati masyarakat sekitar. Dalam sehari, Prayitno biasanya membawa sekitar 35 hingga 40 butir kelapa, tergantung kondisi cuaca. Kelapa tersebut diperoleh dari supplier langganan asal Kebumen yang mendistribusikan hasil panen petani kelapa ke wilayah Semarang. Dengan harga jual sekitar Rp5.000 per gelas yang sangat murah meriah, saat cuaca panas, Prayitno mampu memperoleh omzet hingga Rp300.000 per hari dengan penghasilan bersih sekitar Rp150.000 per hari setelah dikurangi biaya operasional usaha.
Melalui supervisi dan monitoring ini, IZI Jawa Tengah berharap Program Lapak Berkah BPKP Jawa Tengah dapat terus membantu para pelaku usaha kecil untuk bertahan dan berkembang di tengah berbagai tantangan. Selain memastikan perkembangan usaha berjalan baik, kegiatan ini juga menjadi sarana pendampingan agar penerima manfaat tetap termotivasi dalam menjalankan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
