IZI Sumatera Barat Bantu Perjuangan Fatih Melawan Meningitis, Hidrosefalus, dan TB
Sumatera Barat – Alhamdulillah, pada Jumat (8/5/26), IZI Sumatera Barat telah menyalurkan bantuan kesehatan untuk ananda Fatih (3) yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit meningitis, hidrocefalus, dan TB. Fatih merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Ayahnya sehari-hari bekerja membawa angkot milik orang lain dengan penghasilan sekitar Rp100.000 per hari, sementara ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Namun, sejak Fatih sakit pada bulan Januari lalu, sang ayah terpaksa berhenti bekerja agar dapat fokus menemani Fatih menjalani pengobatan dan kontrol rutin ke rumah sakit.
Cobaan keluarga ini begitu berat. Seluruh anak dari Ibu Ayu diketahui terpapar TB dan harus menjalani pengobatan rutin. Fatih mengalami TB yang menyerang otak, sedangkan kakak dan adik-adiknya mengalami TB paru. Ironisnya, kedua orang tuanya tidak terpapar TB. Saat ini kondisi Fatih hanya bisa terbaring di tempat tidur. Semua aktivitasnya dilakukan di atas tempat tidur karena kondisi tubuhnya yang belum memungkinkan untuk beraktivitas seperti anak-anak seusianya. Dokter juga menyarankan agar suhu rumah Fatih dijaga tetap stabil di angka 27 derajat agar kondisinya tidak kembali memburuk. Demi itu, sang ayah sampai membeli AC bekas untuk dipasang di rumah sederhana mereka.
Sehari-hari, mereka harus bolak-balik ke rumah sakit menggunakan jasa Gocar. Fatih juga hanya bisa mengonsumsi susu khusus resep dokter yang harganya cukup mahal dan hanya bertahan sekitar lima hari. Ketika kondisi Fatih menurun, ia mengalami sesak napas, muntah-muntah, bahkan minum susu pun harus melalui selang. Dulu, Fatih dikenal sebagai anak yang ceria. Namun, semuanya berubah ketika ia tiba-tiba demam, kejang, dan masuk kondisi kritis hingga harus menjalani dua kali operasi. Setelah operasi, Fatih mengalami demam selama satu bulan, tubuhnya kaku, sulit digerakkan, dan hampir tidak merespons ketika diajak berkomunikasi.

Di tengah kondisi tersebut, keluarga juga harus merawat adik Fatih yang masih berusia 10 bulan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga hanya bergantung pada bantuan orang-orang baik dan donasi pribadi dari teman-teman yang peduli. Selama ini, mereka belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah maupun lembaga lainnya. “Apapun yang ada dijual, Kak…” ungkap Ayu kepada tim IZI saat menceritakan perjuangan mereka memenuhi kebutuhan pengobatan anak-anaknya.
Saat tim IZI Sumatera Barat berkunjung, kondisi Fatih kembali menurun dan harus dibawa ke IGD karena muntah-muntah serta selangnya terlepas. Dalam kondisi TB seperti ini, berat badan Fatih juga tidak boleh turun sehingga kebutuhan nutrisi dan pengobatannya harus benar-benar dijaga.
Salah satu tim Program IZI Sumatera Barat, Febri, turut memberikan semangat kepada Ibu Fatih agar tetap kuat mendampingi proses pengobatan anak-anaknya. “Semangat terus untuk kesembuhan anak-anaknya ya Bu. InsyaAllah soal rezeki nanti akan ada saja jalannya,” ujar Febri saat menyerahkan bantuan.
Alhamdulillah, bantuan kesehatan dari IZI Sumatera Barat hari ini telah diterima langsung oleh keluarga Fatih. Ayu tampak sangat terharu dan menyampaikan doa terbaik untuk seluruh donatur. “Terima kasih banyak untuk para donatur. Semoga Allah membalas dengan rezeki yang berlimpah dan kesehatan. Tolong doakan Fatih supaya cepat sembuh,” ucap beliau penuh haru. Semoga Allah angkat sakit Fatih, diberikan kekuatan untuk keluarga, dan dibalas dengan keberkahan bagi seluruh donatur yang telah membantu melalui IZI Sumatera Barat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
