Makassar – Selain kegiatan menghafal Al-Qur’an, amalan sunnah lainnya juga diajarkan kepada santri Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa IZI Sulsel.

Salah satunya ialah berpuasan sunnah Senin dan Kamis. Kegiatan ini diharapkan bisa mendidik dan melatih santri untuk sabar dan bisa mengendalikan diri.

Pembina Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa IZI Sulsel, Gilang mengatakan, kegiatan ini telah menjadi rutinitas para santri.

“Selain sabar dan melatih mereka mengendalikan diri, kami berharap mereka bisa merasakan nikmatnya perjuangan kala berbuka,” sebut Ust Gilang, Selasa (8/11/2022).

Ia berharap, kegiatan ini menjadi salah satu penyebab Allah SWT menjadikan mereka lebih sabar dan kuat dalam belajar.

Santri Rumah Tahfidz Yatim dan Dhuafa IZI Sulsel, Salman mengungkapkan perasaannya ketika harus berpuasa Senin dan Kamis. Baginya, meski haus dan lapar menerpa Ia tidak ingin menyerah untuk tetap belajar menghafal Al-Qur’an.

“Saya senang ketika berbuka puasa karena bisa berbuka bersama dan menikmati makanan bersama teman-teman yang lain,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.