Bengkulu – Dedikasi tanpa batas kembali ditunjukkan oleh tim IZI Perwakilan Bengkulu. Pada 22 Februari 2026, semangat menyambut bulan suci Ramadan diwujudkan melalui aksi nyata menembus batas geografis. Sebanyak 104 Paket Booking Berkah Ramadan diberangkatkan menuju salah satu titik terluar Indonesia, Pulau Enggano.

Perjalanan 12 Jam di Atas Gelombang
Menuju Pulau Enggano bukanlah perkara mudah. Tim IZI Bengkulu harus menempuh perjalanan laut menggunakan kapal perintis selama kurang lebih 12 jam. Lautan lepas dan cuaca tak menentu di tengah Samudra Hindia, tantangan sesungguhnya adalah cuaca yang sulit diprediksi. Badai bisa datang tiba-tiba, membuat kapal terombang-ambing di tengah lautan lepas.

Meski risiko besar membayangi, tekad tim tidak surut. Perjalanan ini dilakukan demi memastikan saudara-saudara kita di Pulau Enggano dapat menyambut Ramadan dengan pangan yang layak. Paket yang dibawa bukan sekadar bantuan, melainkan simbol kepedulian dari para donatur IZI. Setiap paket sembako ini dirancang lengkap untuk memenuhi kebutuhan sahur dan berbuka, yang terdiri dari kebutuhan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, dan gula pasir, sirup, kurma pilihan, serta aneka kue lebaran untuk menambah keceriaan keluarga di pulau tersebut.

22 – 24 Februari 2026, Tim IZI Perwakilan Bengkulu menyalurkan Paket Booking Berkah Ramadan ke-6 desa yang ada di Pulau Enggano (Desa Kahyapu, Desa Kaana, Desa Malakoni, Desa Apoho, Desa Meok, dan Desa Banjarsari). Kehadiran 104 paket sembako ini diharapkan menjadi pelipur lara dan penambah semangat bagi warga Pulau Enggano dalam menjalankan ibadah puasa. Mengingat akses logistik ke pulau ini seringkali terkendala cuaca dan biaya transportasi yang tinggi, bantuan ini menjadi sangat krusial.

“Perjalanan 12 jam di tengah hantaman gelombang terasa sirna saat kami membayangkan senyum warga Enggano menerima paket ini. Ini adalah amanah dari para donatur yang harus sampai ke tangan yang tepat, meski harus menyeberangi lautan lepas,” ungkap Tim IZI Perwakilan Bengkulu. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu donatur AM Badar dan AM Badar atas zakat dan infak yang telah diberikan untuk saudara kita yang tinggal jauh dari pusat perkotaan. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah dan dapat kembali terulang di kesempatan berikutnya.” tutur Sukardiyanto selaku Kepala Perwakilan Bengkulu.
