Upgrade Skill Bekam Paradaya 2.0, IZI dan Paragon Corp Berikan Pelatihan Pijat dan Treatment Pra Bekam
Jakarta – Agar saat terapi bekam tubuh klien menjadi rileks, perlu langkah penting yang harus dilakukan oleh terapis bekam. Salah satunya adalah Pijat dan Treatment Pra Bekam, pelatihan soft skill dan teknik yang dipelajari oleh terapis Bekam Paradaya Movement 2.0 ini diselenggarakan oleh IZI dan Paragon Corp. Pelatihan ini diadakan pada Sabtu (11/5/26) di IZI Perwakilan Jakarta dan diikuti oleh terapis bekam Paradaya Movement 2.0.

Pelatihan menghadirkan Ustadz Achmad Awal dan Ustadzah Inna Marina sebagai pemateri. Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi mengenai manfaat treatment sebelum bekam, di antaranya membantu pelebaran pembuluh darah, melenturkan jaringan otot, membuka pori-pori, serta meningkatkan efektivitas pengeluaran toksin. Selain itu, treatment pra bekam juga berfungsi memberikan rasa nyaman dan rileks kepada pasien sebelum terapi dilakukan.
Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai jenis relaksasi seperti pijat minyak (oil massage), terapi infrared, kompres handuk hangat, bekam seluncur, guasa, moksibusi, sauna, hingga hot stone atau batu panas. Setelah sesi pemaparan materi, Ustadz Achmad Awal mempraktikkan berbagai teknik pijat dan gerakan treatment pra bekam secara langsung. Pada sesi praktik, peserta turut mencoba teknik-teknik pijat tersebut secara berpasangan. Praktik ini dilakukan khusus untuk peserta laki-laki dan menjadi sarana pembelajaran agar peserta lebih memahami penerapan teknik secara tepat dan efektif.

Salah seorang peserta, Putra, mengungkapkan, “Pelatihan Pijat dan Treatment Pra Bekam ini sangat bermanfaat untuk bekal kami terapis bekam dalam memberikan layanan terbaik ketika terapi bekam. Kami juga menjadi lebih percaya diri menghadapi klien bekam. Terima kasih dan tentunya pelatihan ini sangat bermanfaat,” ungkap Putra.
Melalui pelatihan ini, para terapis bekam diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktik terapi bekam secara profesional dan sesuai dengan kondisi klien. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui terapis bekam Paradaya Movement 2.0 yang lebih kompeten dan memahami kebutuhan pasien secara menyeluruh.
[frd/izi/ru]
