Semarang — Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah melaksanakan Program Pendampingan Keislaman Pemberdayaan Ekonomi Difabel. Program ini ditujukan untuk memperkuat aspek spiritual sebagai fondasi pemberdayaan ekonomi penyandang difabel, Kamis (10/2/26). Adapun penerima manfaat dalam kegiatan ini adalah Slamet Puji Saroyo, yang merupakan difabel binaan Majelis Telkomsel Takwa (MTT) Regional Jawa Tengah–Daerah Istimewa Yogyakarta bersama IZI Jawa Tengah.
Pendampingan keislaman dilaksanakan sebagai bagian dari proses pembinaan berkelanjutan bagi penerima manfaat. Materi pendampingan disampaikan oleh Prih Suharyanti yang menekankan pentingnya mensyukuri nikmat Allah SWT, membiasakan istigfar dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan baik dari aspek ekonomi maupun kesehatan serta meluruskan niat dan menguatkan iman dalam menyambut pelaksanaan rukun Islam, khususnya ibadah puasa.

Pendampingan keislaman ini juga diisi dengan sesi sharing bersama penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, Slamet berbagi pengalaman hidup serta semangatnya dalam menjaga konsistensi pelaksanaan ibadah sholat lima waktu sebagai penyandang difabel. Nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan iman yang disampaikan menjadi penguat bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk tetap istiqamah dalam menjalankan kewajiban ibadah.
Melalui Program Pendampingan Keislaman Pemberdayaan Ekonomi Difabel ini, IZI Jawa Tengah berharap penerima manfaat tidak hanya memperoleh dukungan secara ekonomi, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual yang berkelanjutan.
Sinergi pembinaan antara IZI Jawa Tengah dan MTT Regional Jateng D.I.Y diharapkan mampu mendorong kemandirian, ketangguhan, serta peningkatan kualitas ibadah penyandang difabel dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan rezeki kepada Slamet.
