Sekolah Pendamping RSP IZI Jateng: Kelola Rasa Sakit dengan Mengingat Allah Sebagai Sumber Ketenangan
Semarang – Kegiatan Sekolah Pendamping kembali diselenggarakan pada Senin (20/4/26) dengan menghadirkan Meidiana Dwidiyanti, S.KP., M.Sc., Guru Besar sekaligus Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, sebagai narasumber. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan kepada para pendamping pasien dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam mendampingi pasien yang sedang mengalami kondisi sakit.

Dalam sesi pemaparan, beliau mengangkat tema “Mengelola Rasa Sakit Dengan Banyak Mengingat Allah”. Disampaikan bahwa rasa sakit tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga pada kondisi psikologis dan spiritual seseorang. Oleh karena itu, pendekatan yang holistik sangat diperlukan, salah satunya dengan memperbanyak dzikir dan mengingat Allah sebagai bentuk penguatan batin.
Meidiana juga menekankan pentingnya peran pendamping dalam membantu pasien membangun ketenangan jiwa. Pendamping diharapkan mampu memberikan dukungan emosional sekaligus spiritual, sehingga pasien dapat lebih ikhlas dan kuat dalam menjalani proses penyembuhan. Dengan ketenangan hati, diharapkan kondisi pasien dapat lebih stabil dan proses pemulihan berjalan lebih optimal.

Kegiatan berlangsung secara interaktif, di mana para peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman selama mendampingi pasien. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan, terutama terkait cara praktis dalam memberikan pendampingan spiritual di tengah keterbatasan kondisi pasien.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendamping dapat semakin memahami pentingnya aspek spiritual dalam proses penyembuhan, serta mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah Pendamping ini menjadi salah satu upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan pendampingan yang lebih holistik dan humanis.
[RSP IZI JTG]
