Semarang — Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah kembali menguatkan pembinaan spiritual penerima manfaat melalui Program Pendampingan Keislaman Gerobak Cahaya yang berkolaborasi bersama YBM PT PLN (Persero) UP2B Jateng DIY. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (12/2/26), dengan menghadirkan pemateri yakni Prih Suharyanti, yang memberikan penguatan keimanan dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Dalam pemaparannya, Prih menekankan pentingnya membiasakan istigfar dan memaknai setiap ujian kehidupan, baik dalam aspek ekonomi maupun kesehatan, sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT. Ujian tersebut bukanlah sesuatu yang sia-sia, melainkan dapat menjadi sarana penggugur dosa apabila disikapi dengan kesabaran dan keikhlasan. Peserta diajak untuk meluruskan kembali niat dalam setiap aktivitas duniawi, termasuk saat berjualan maupun menghadiri majelis, agar seluruh ikhtiar diniatkan sebagai ibadah untuk meraih ridho Allah SWT.
Lebih lanjut, penerima manfaat gerobak cahaya diarahkan untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadan dengan memperbaiki niat dan menyusun rencana kebaikan. Di antaranya melalui sedekah harian seperti sedekah subuh dengan nominal sederhana, berbagi takjil, serta menghidupkan malam Ramadan dengan salat tarawih dan memperbanyak membaca Al-Qur’an. Hal ini ditekankan karena Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an sekaligus momentum istimewa untuk memperkuat keimanan sebagai wujud pelaksanaan rukun Islam.

Menutup materi, pemateri mengajak penerima manfaat untuk mengurangi aktivitas yang kurang bermanfaat selama Ramadan dan menggantinya dengan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT, seperti memperbanyak zikir, mendengarkan ceramah, dan menjaga lisan.
Amalan istimewa yang ditekankan adalah beristigfar di waktu sahur, dengan memanfaatkan waktu menjelang subuh untuk memohon ampunan Allah SWT. Melalui pendampingan ini, IZI Jawa Tengah berharap penerima manfaat Gerobak Cahaya dapat menyambut Ramadan dengan hati yang lebih bersih, niat yang lurus, serta kesiapan spiritual yang lebih matang.
